@ AKU RELAKAN NYAWAKU DI AMBIL,
Tuhan,, aku sudah letih, ambilah nyawaku.bebaskan aku dari kepedihan duniawi.biarkan aku kembali ke pangkuanmu, aku sudah tidak tahan, aku merasa sudah tidak berarti lagi bagi orang orang di sekelilingku.karena aku sudah tidak mampu berbuat apa apa.karena itu ambilah nyawaku,,!
Demi tuhan, aku tidak pernah berharap untuk di lahirkan.dan seandainyaku tahu bahwa hidup ini begitu pedih tentu aku memilih untuk tidak di lahirkan, itupun jika aku bisa memilih.anamun semua itu sudah kehendak ilahi.perjalananku yang panjang, penuh liku dan sangat menyakitkan
Seperti yang di ceritakan oleh neneku, sebenarnya kelahiranku tidak pernah di kehendaki, ibuku sudah terlanjur dengan kekasihnya, sesungguhnya, ibu tidak pernah di nikahi namun ketika ibu di sahkan mengandung, lelaki itu pergi meninggalkan ibuku begitu saja, karena itulah ibu kemudian berusaha untuk menggugurkan kandunganya, namun janin itu tidak berjaya di gugurkan, dan klahirankupun tidak bisa di tolak., aku di lahirkan ketika ibu berusia baru mencecah 18 tahun,
Setelah melahirkan ibuku berhijrah ke ibu kota, aku pula di titipkan sama nenek.aku hampirtidak mengenal ibuku sama ssekali.bahkan ibu mengaku bahwa dia juga sama sekali tidak pernah menyusuiku dan menjagaku, namun semua itu aku tidak perduli.sebab nenek sudah sangat menyayangiku dan aku merasa nenek adalah orang tuaku, semasa aku berusia 5 tahun, ibu telah berkawin dengan seorang lelaki tua yang kaya dan sudah tentu ibu adalah sebagai istri yang ke dua,
Ibu benar benar membuangku.bahkan ketika aku masih di....... (bersambung)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar